Selasa, 03 Januari 2012

tugas 2: Manusia sebagai Makhluk Sosial


     A. Manusia sebagai Makhluk Sosial.

Apa yang kamu lakukan setiap hari sebagai seorang
mahasiswa? Sebagai seorang mahasiswa, kita pergi ke kampus
untuk belajar. Belajar merupakan kegiatan yang juga
dapat dilakukan di rumah. Selain belajar, mahasiswa dapat
membantu pekerjaan orangtuanya di rumah. Kalau kita
mengamati kehidupan orang-orang yang ada di sekitar
kita, seperti kehidupan di keluarga masing-masing maka
setiap anggota keluarga mempunyai kesibukan sendiri.
Kesibukan itu bukan hanya di keluarga tetapi juga di
lingkungan sekitar. Kesibukan Ayah pergi bekerja, Ibu
menyiapkan makan pagi dan anak-anak bersiap untuk
pergi ke sekolah, petani sibuk di sawah untuk menanam
padi, pedagang berangkat ke pasar untuk berdagang,
dan masih banyak lagi kesibukan orang yang ada di sekitar.

 Manusia adalah makhluk sosial yang selalu hidup
bersama dan tidak dapat
hidup sendiri dalam
memenuhi kebutuhannya.

Sumber: http://www.google.co.id

Sejak lahir manusia selalu berinteraksi dengan orang lain.
Ini bisa dilihat dalam kehidupan kita sehari-hari, semua
kegiatan yang dilakukan manusia selalu berhubungan
dengan orang lain. Bayi yang baru lahir perlu interaksi
dengan ibu, begitu juga dalam perkembangannya selalu
dibantu oleh anggota keluarga lain.
Interaksi manusia dengan manusia tersebut
menunjukkan bahwa manusia adalah makhluk sosial
yang selalu hidup bersama dan tidak dapat hidup
sendiri dalam memenuhi kebutuhannya. Kerjasama
yang baik dalam kehidupan akan sangat membantu
manusia dalam menjalankan hidup. Manusia yang
yang satu akan melengkapi manusia yang lain.
Masyarakat Indonesia memiliki budaya kerjasama
yang melekat sejak dahulu, seperti gotong–royong
maupun kegiatan-kegiatan bersama lainnya. Budaya
kerjasama ini perlu dilestarikan dalam kehidupan
yang akan datang dan ini merupakan salah satu
perwujudan dalam menggalang persatuan untuk
memenuhi kebutuhan bersama baik di bidang ekonomi atau bidang lainnya.
  Manusia dapat memenuhi
kebutuhan hidupnya melakui
hubungan kerjasama dengan manusia lainnya.


Pernahkah kamu melakukan kerjasama untuk
memenuhi kebutuhanmu? Apa manfaat yang kalian
rasakan? Kerjasama perlu dikembangkan agar dalam
melakukan kegiatan apapun terasa ringan dan
berhasil. Kalian akan berhasil dalam mengerjakan
tugas kelompok kalau masing-masing anggota punya
kesadaran untuk selalu bersama dalam melaksanakan
tugas.
Contoh kerjasama lainnya adalah dalam bidang
ekonomi. Dalam bidang ekonomi, kerjasama dapat
menentukan perkembangan suatu aktivitas ekonomi.
Sebagai contoh, jika sebuah industri rumah tangga yang
menghasilkan kue ingin berkembang dengan cepat,
dia membutuhkan kerjasama untuk mendapatkan
modal yang lebih besar, di antaranya dengan pihak
bank. Kerjasama dengan pihak bank juga dapat
dilakukan dalam bentuk kursus atau pelatihan dalam
mengembangan usahanya.
B. Manusia sebagai Makhluk Ekonomi
Apabila kita perhatikan kegiatan yang dilakukan
manusia yang ada di sekitar dari pagi hingga sore
hari, mereka sibuk bekerja, berdagang, ke sekolah,
ke sawah, atau ke laut. Kesibukan itu tentu saja
punya tujuan yang ingin dicapai. Tahukah kamu apa
tujuannya? Tentu jawabnya tergantung dari masing-
masing orang, tetapi pada dasarnya mereka semua
ingin memenuhi kebutuhan hidupnya.
Dalam kehidupan sehari-hari manusia
mempunyai banyak kebutuhan, baik dilihat dari
ragam maupun jumlahnya. Kebutuhan tersebut
senantiasa ada setiap hari. Misalnya, hari ini sudah
dapat makan, mengenakan baju dan sudah punya
rumah, tetapi mereka tetap melakukan kesibukan.
Hal ini diakibatkan oleh kebutuhan manusia yang
tidak ada batasnya. Hari ini mampu memenuhi
kebutuhan tetapi belum tentu besok sehingga manusia
terus melakukan kesibukan dalam rangka memenuhi
kebutuhan. Begitu juga apabila mahasiswa sudah membeli
sepatu, ingin juga memiliki sepatu yang lain, baik
warna maupun bentuk yang berbeda.
Kebutuhan manusia yang satu dengan yang
lain berbeda ragam dan jumlahnya. Perbedaan ini
disebabkan oleh faktor–faktor yang memengaruhinya.
Faktor-faktor tersebut antara lain:
Ø  Jenis Kelamin dan Usia
                        Perbedaan jenis kelamin dan umur pasti akan
memengaruhi perbedaan jenis dan jumlah kebutuhan.
Perbedaan ini sangat dominan terutama untuk
perbedaan umur Anak usia dua tahun akan berbeda
kebutuhannya dengan anak usia 15 tahun. Jenis
kelamin akan berpengaruh pula pada variasi dan
jenis kebutuhan.

 Kebutuhan manusia salah satunya ditentukan oleh umur dan jenis        kelamin. Coba bandingkan kebutuhan bayi dengan kebutuhan anda sekarang.

Ø  Tingkat Pendidikan Seseorang
Bagi seseorang yang mengutamakan penambahan
pengetahuan atau wawasan yang terkait dengan
latar belakang pendidikan akan berpengaruh
pada kebutuhannya. Sebagai contoh: kebutuhan
mahasiswa tentu akan berbeda bila dibandingkan
anak SMA. Kebutuhan komputer sangat penting,
internet, literatur, seminar, dan diskusi-diskusi yang
keberadaanya, dan ini berbeda bagi anak tingkat
SMP yang mungkin hampir sama tetapi beda jenis
dan ragamnya.Tentu lebih banyak mahasiswa
kebutuhannya.
Ø  Lingkungan
Lingkungan tempat tinggal sangat besar
pengaruhnya terhadap kebutuan manusia. Orang
hidup di desa akan sangat jauh berbeda dengan
mereka yang hidup di perkotaan. Pola hidup seseorang
dipengaruhi oleh alam dimana mereka tinggal.
Ø  Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
menyebabkan adanya penemuan-penemuan baru
dan produk-produk baru. Munculnya produk baru
ini akan memengaruhi orang untuk memiliki sehingga
muncul kebutuhan akan produk baru itu.

Ø  Tingkat Pendapatan.
Semakin besar pendapatan seseorang maka
semakin besar pula kebutuhan karena mereka
memiliki sarana untuk untuk memenuhinya.
Demikian pula semakin kecil pendapatannya akan
semakin menekan untuk memenuhi kebutuhan.
                               
               Besar kecilnya pendapatan
   akan memengaruhi pula
   besar kecilnya kebutuhan
   manusia.

Ø  Status Sosial.
Semakin tinggi status sosial seseorang biasanya
menyebabkan bertambahnya macam kebutuhan.
bertambahnya kebutuhan ini juga sangat dipengaruhi
untuk menjaga harga diri dan kehormatannya


Ø  Perbedaan selera.
Seseorang yang memiliki selera yang tinggi,
memeiliki kebutuhan apresiasi seni yang tinggi
akan memengaruhi orang tersebut akan pemenuhan
kebutuannya.
Manusia juga dikenal sebagai makhluk ekonomi (homo economicus) kerena manusia selalu ingin memenuhi kebutuhan, tentu saja dengan cara yang rasional sehingga dapat mencapai   kesejahteraannya. Dalam setiap kegiatan yang dilakukan tentu ingin memperoleh hasil sesuai yang diharapkan, dan didorong oleh kepentingan mereka sendiri secara individual.
C. Manusia Berperan sebagai
Makhluk Sosial dan Ekonomi
Manusia sebagai makhluk sosial karena pada hakekatnya dalam
kehidupan membutuhkan berbagai macam kebutuhan
yang harus dipenuhi. Dalam rangka memenuhi
kebutuhan itu manusia harus melakukan interaksi
dengan orang lain, baik secara individu maupun
secara kelompok. Contoh tindakan manusia untuk
memperoleh beras dengan membeli dari pedagang
di pasar kerena secara individu tidak mampu
menghasilkan beras itu. Dengan demikian jelas
bahwa manusia disamping menjalankan fungsinya
sebagai makhluk ekonomi juga harus menjalankan
fungsi sebagai makhluk sosial. Agar manusia dapat
menjalankan fungsi sebagai makhluk ekonomi
dan makhluk sosial yang bermoral maka dalam
kegiatannya perlu mematuhi aturan-aturan atau
norma-norma tertentu. Tanpa aturan–aturan yang
mengatur proses kehidupan maka manusia akan
bertindak semena-mena.
Tahukah kamu Ekonomi itu? Menurut Ensiklopedi
Indonesia, kata ekonomi berasal dari bahasa Yunani
oikonomia yang berarti rumah tangga. Secara etimologi
istilah ekonomi berasal dari kata oikonomia yang
merupakan kata majemuk dari dua kata ‘oikos dan
nomos.’ Oikos artinya rumah, dan nomos artinya aturan,
Jadi secara etimologi ekonomi berarti aturan rumah
tangga atau ilmu yang mengatur rumah tangga.
Ilmu ekonomi termasuk kelompok ilmu sosial.
Para pakar ekonomi memberi batasan-batasan yang
berbeda-beda tentang pengertian ilmu ekonomi.
Meskipun definisi atau batasan yang mereka berikan
berbeda tetapi pada dasarnya mengandung makna
yang sama. Definisi ilmu ekonomi yang sering
digunakan “ Ilmu ekonomi adalah ilmu pengetahuan
sosial yang mempelajari tingkah laku manusia dalam
memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran.“
Berdasar definisi itu maka dapat diambil kesimpulan
bahwa kemakmuran akan tercapai bila semua
kebutuhan sudah terpenuhi. Untuk mencapai
kemakmuran itu manusia harus selalu berusaha
melakukan tindakan-tindakan atau pengorbanan, baik
berupa tenaga, waktu maupun materi.
Sumber:www.wordpress.com
D. Pemanfaatan Sumber Daya
Untuk memenuhi kebutuhan manusia harus dapat
menghasilkan barang/jasa sebagai alat pemuasnya.
Manusia memanfaatkan sumber daya yang ada untuk
dapat menghasilkan alat pemuas kebutuhan itu, baik
sumber daya alam maupun sumber daya manusia.
Sumber daya manusia tentu dilihat dari ketrampilan dan
kemampuannya baik yang berasal dari tenaga maupun
pikiran. Sumber daya manusia dan sumber daya alam
tentu keberadaanya sangat terbatas baik jumlah mau-
pun kualitasnya. Keterbatasan sumber daya menuntut
manusia untuk memanfaatkanya secara bijaksana.
Sumber daya alam dapat dikelompokkan menjadi:
1.      Kelompok sumber daya alam yang dapat diper-barui.
Sumber daya ini adalah semua benda atau bahan
yang dalam waktu tertentu dapat pulih atau tersedia
kembali setelah benda tersebut dimanfaatkan oleh
manusia. Sumber daya alam nabati dan hewani ter-
golong sumber daya alam yang dapat diperbarui.

2.      Kelompok sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.
Sumber daya ini adalah semua benda yang
terbentuk oleh proses alam dan setelah digunakan
untuk kepentingan manusia tidak dapat
tergantikan yang baru atau hanya sekali pakai.
3.      Kelompok sumber daya yang selalu tersedia dalam jumlah besar.
Kehidupan Ekonomi Manusia Pra-Aksara dan Modern
Perubahan-perubahan yang terjadi di alam merupakan tantangan
bagi manusia. Dalam menghadapi tantangan alam maka manusia berpikir
bagaimana cara menghadapinya agar dapat bisa bertahan hidup. Sebagai
makhluk ekonomi manusia selalu berusaha melakukan kegiatan demi
terpenuhinya kebutuhan yang ia rasakan. Manusia juga berharap dapat
menghasilkan alat pemuas (barang dan jasa) yang diperlukan untuk
memenuhi kebutuhannya. Bahkan sebagai homo economicus manusia
akan selalu berusaha mencapai hasil yang optimal dengan kemampuan
yang dimiliki, karena dengan hasil yang optimal maka yakin dapat
memenuhi berbagai macam kebutuhannya, sehingga benar-benar mencapai
kesejahteraan. Pada masa Pra-aksara, manusia secara bersama-sama mencari
makanan yang disediakan oleh alam. Pencarian makanan secara berkelompok
ini penting karena menyangkut keamanan, sebab pada saat itu masih banyak
binatang buas dan tantangan alam yang sangat keras. Pada saat makanan
(tumbuhan dan binatang) yang disediakan alam itu berlimpah maka tingkat
kehidupan manusia pada waktu itu cukup berburu dan mengumpulkan
makanan. Tetapi ketika bahan makanan mulai menipis dan tidak ada lagi,
timbulah kemampuan manusia untuk mengolahnya. Perubahan yang terjadi
pada alam ini, akan berpengaruh kepada kehidupan manusia. Mereka tidak
lagi hidup berpindah-pindah (nomaden), tetapi mulai pada kehidupan
yang menetap. Pada masa pra-aksara terciptalah berbagai macam alat
untuk membantu manusia memenuhi kebutuhan hidupnya seperti kapak
perimbas, kapak genggam, flakes, kapak lonjong, nekara, dan lainnya. Masa
kini manusia sudah mengembangkan berbagai peralatan dengan teknologi
untuk membantu kehidupannya, seperti komputer, handphone, internet,
peawat canggih, kendaraan bermotor, dan yang lainnya.

Perbedaan Manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi
Manusia sebagai makhluk sosial memiliki naluri untuk saling tolong menolong, setia kawan dan toleransi serta simpati dan empati terhadap sesamanya. Keadaan inilah yang dapat menjadikan suatu masyarakat yang baik, harmonis dan rukun, hingga timbullah norma, etika dan kesopan santunan yang dianut oleh masyarakat. Bila hal hal diatas dilanggar atau terabaikan maka terjadilah yang dinamakan penyimpangan sosial.
Ø  Manusia sebagai makhluk sosial:
  1. Keinginan untuk menjadi satu dengan manusia yang lain di sekelilingnya ( Masyarakat).
  2. Keinginan untuk menjadi satu dengan suasana alam sekitarnya.
Ø  Manusia sebagai makhluk ekonomi:
  1. Cenderung melakukan tindakan ekonomi atas dasar kepentingan sendiri
  2. Cenderung melakukan tindakan ekonomi secara efisien. ( selalu memikirkan perbandingan antara apa yang dikorbankan/ dikeluarkan dengan apa yang akan dicapai / hasilnya.).
  3. Cenderung memilih suatu kegiatan /aktifitas yang paling dekat dengan pencapaian tujuan yang diinginkan.

tugas 1:pengertian tujuan dan ruang lingkup ilmu budaya dasar


      Pengertian,
                      Tujuan dan
                                         Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar
Secara sederhana ILMU BUDAYA DASAR  adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah ILMU BUDAYA DASAR dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”. Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang astinya manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari th humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan mempelajari the humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.
Untuk mengetahui bahwa ilmu budaya dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya lebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof Dr.Harsya Bactiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar yaitu :
1.Ilmu-ilmu Alamiah ( natural scince ). Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hokum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitian 100 5 benar dan 100 5 salah
 2.Ilmu-ilmu sosial ( social scince ) . ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100 5 benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia initidak dapat berubah dari saat ke saat.
3.Pengetahuan budaya ( the humanities ) bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.
Pengetahuan budaya (the humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian (disilpin) seni dan filsafat. Keahlian inipun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam berbagai hiding keahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni musik,dll. Sedangkan ilmu budaya dasar (Basic Humanities) adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan perkataan lain IBD menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran serta kepekaan mahasiswa dalam mengkaji masalah masalah manusia dan kebudayaan.
Ilmu budaya daar berbeda dengan pengetahuan budaya. Ilmu budaya dasar dalam bahasa Ingngris disebut basic humanities. Pengetahuan budaya dalam bahas inggris disebut dengan istilah the humanities. Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai mahluk berbudaya (homo humanus). Sedangkan ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.
Tujuan Ilmu Budaya Dasar

Penyajian mata kuliah ilmu budaya dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian mata kuliah ini tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities) akan tetapi IBD semata-mata sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nlai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri. Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut IBD diharapkan dapat :
1.Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka
2.Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemansiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
  3.Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bagnsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat
  4.menguasahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memiliki satu bekal yang sama, para akademisi diharapkan akan lebih lancer dalam berkomunikasi.
Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar

Bertitik tolak dari kerangka tujuan yagn telah ditetapkan, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah Ilmu Budaya Dasar. Kedua masalah pokok itu adalah :
1.Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya
2.Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.
Menilik kedua pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata kuliah Ilmu Bubdaya Dasar, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hanya sebagai obyek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesame, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam ILMU BBUDAYA DASAR.         
Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah :
1.Manusia dan cinta kasih
2.Manusia dan Keindahan
3.Manusia dan Penderitaan
4.Manusia dan Keadilan
5.Manusia dan Pandangan hidup
6.Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian
7.Manusia dan kegelisahan
8.Manusia dan harapan
Pengertian tentang ilmu sosial,
                            ilmu pengetahuan sosial, dan ilmu sosial dasar.
Sumber dari segala ilmu pengetahuan adalah Philoshopia (filsafat). Dari filsafat lahir 3 cabang ilmu pengetahuan, yaitu :
  1. Ilmu alamiah adalah ilmu yang mempelajari tentang alam, yang berhubungan lingkungan alam seperti fisika, kimia, biologi,astronomi, botani dll.
  2. Ilmu Sosial adalah ilmu yang mempelajari sosial manusia di lingkungan sekitar seperti sosiologi, ekonomi, politik, antropologi sejarah, psikologi, geogrofi dll.
  3. Ilmu budaya adalah ilmu yang mempelajari adat istiadat atau kebiasaan hidup manusia di suatu wilayah seperti bahasa, agama, kesusastraan, kesenian dll.
Ilmu Pengetahuan Sosial adalah bidang studi yang merupakan paduan dari sejumlah mata Dari perkembangan ilmu sosial timbul paham study sosial yang disebut ilmu pengetahuan sosial. pelajaran sosial. Yang termaksud pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, yaitu geografi, sejarah, ekonomi, sosiologi, antropologi dll.
Ilmu Sosial Dasar adalah gabungan dari disiplin ilmu sosial yang digunakan dalam pendekatan dan pemecahan masalah sosial yang ada di lingkungan sekitar kita. ISD memberikan dasar – dasar pengetahuan tentang konsep untuk mengkaji gejala sosial.
2. Latar belakang ilmu sosial dasar
Latar belakang diberikannya mata kuliah Ilmu Ssoial Dasar di perguruan tinggi, karena :
  1. Banyaknya kritik yang ditunjukkan pada sistem pendidikan di perguruan tinggi bahwa sistem pendidikan yang diberikan masih berbau kolonial dan warisan sistem pendidikan pemerintah Belanda. Yang pendidikannya bertujuan untuk menghasilkan tenaga terampil untuk menjadi tukang yang mengisi birokrasi mereka.
  2. Sistem pendidikannya masih tidak mengenali dimensi dimensi lain di luar disiplin keilmuannya. Perguruan tinggi dianggap seolah  olah tidak peka terhadap lingkungan sekitarnya sertak perkembangan masyarakat.
Sedangkan tenaga ahli yang dihasilkan oleh perguruan tinggi diharapkan mempunyai tiga kemampuan, yaitu personal, akademis dan profesional.
1.      Kemampuan personal
Tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan sehingga menunjukkan sikap yang mencerminkan kepribadian Indonesia, mengenal dan memahami nilai agama, masyarakat, pancasila serta pandangan luas terhadap berbagai masalah masyarakat Indonesia.
  1. Kemampuan akademik
Kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah baik lisan maupun tulisan dan mampu berpikir logis, kritis, sistematis dan analitis. Memiliki kemampuan untuk mengedintifikasi dan merumuskan masalah yang sedang dihadapi.
  1. Kemampuan profesional
Kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan. Dan mereka diharapkan memiliki kemampuan dan keterampilan yang tinggi dalam profesinya.
1.      Ilmu sosial dasar sebagai komonen MKDU
Diantara 3 kemampuan diatas yang diharapkan untuk dimiliki oleh mahasiswa sebagai calon tenaga ahli adalah kemampuan personal dan ditanamkan pada mata kuliah dasar umum. MKDU bertujuan untuk memperluas pengetahuan agar mahasiswa tidak terbatas pada bidang keahlian masing – masing, tetapi dapat membantu dirinya sendiri dan menempatkan diri dalam perkembangan masyarakat. MKDU terdiri dari 6 mata kuliah, yaitu :
1.      Agama
2.      Pancasila
3.      Kewiraan
4.      Ilmu alamiah dasar
5.      Ilmu sosial dasar
6.      Ilmu budaya dasar
Tujuan ilmu sosial dasar adalah membantu perkembangan pikir mahasiswa dan kepribadian agar memperoleh wawasan yang lebih luas dan ciri kepribadian yang diharapkan dari setiap golongan terpelajar Indonesia
4. Ruang lingkup pembahasan
Ada 2 masalah yang dipakai sebagai pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup pembahasan mata kuliah Ilmu social dasar.
  1. Berbagai aspek yang merupakan suatu masalah sosial yang dapat ditanggapi dengan pendekatan sendiri atau pendekatan gabungan antar bidang.
  2. Adanya keragaman golongan dan kesatuan sosial lain dalam masyarakat.
Berdasarkan ruang lingkup di atas masih perlu penjabaran untuk bisa dioperasionalkan ke pokok bahasan dan sub pokok bahasan. Yaitu :
  1. Mempelajarai adanya berbagai masalah kependudukan dan hubungan dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan.
  2. Mempelajari adanya masalah individu dan masyarakat.
  3. Mengkaji masalah kependudukan dan sosialisasi.
  4. Mempelajari hubungan antar warga negara dan negara.
  5. Mempelajari hubungan antara pelapisan sosial dan persamaan derajat.
  6. Mempelajari masalah yang dihadapi masyarakat pedesaan.
Sumber rahman’s blog
Dengan demikian dapat disimpulkan perbadaan antara Ilmu Sosial Dasar dengan Ilmu Budaya Dasar sebagai berikut :
Ruang lingkup perkuliahan Ilmu Sosial Dasar diharapkan mempelajari dan memahami adanya:
  1. Berbagai masalah kependudukan dalam hubungannya dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan.
  2. Maslah individu, keluarga, masyarakat.
  3. Masalah pemuda, dan sosialisasi.
  4. Masalah hubungan antar warga dan Negara.
  5. Masalah pelapisan social dan kesamaan derajat.
  6. Masalahmasyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan.
  7. Masalah pertentangan-pertentangan social dan integrasi.
  8. Pemanfaatan IPTEK bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara ruang lingkup Ilmu Budaya Dasar adalah:
1.      Manusia dan cinta kasih
2.      Manusia dan keindahan
3.      Manusia dan penderitaan
4.      Manusia dan keadilan
5.      Manusia dan pandangan hidup
6.      Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian
7.      Manusia dan kegelisahan
8.      Manusia dan harapan
Setelah melihat ruang lingkup kedua mata kuliah ini, baru lah kita jelas arah dari keduanya.  peka terhadap lingkungan), dan pandai menempatkan diri. Sementara dalam IBD, lebih kepada kepribadian yang diharapkan, berdasarkan nilai-nilai yang diakui masyarakat. Atau dengan kata lain, pribadi yang diharapkan dari masyarakat. Mata kuliah ini bukannya mengajarkan kita menjadi orang lain. Perlu diingat bahwa terkadang ego dibutuhkan oleh kita sebagai manusia (secara individual). Namun kita juga hidup bersama-sama dengan orang lain di dunia yang semakin sempit ini. Jadi akan lebih baik, bila kita saling berbagi, dan saling menghargai. Dan tentunya perasaan ingin dihargai adalah salah satu kebutuhan dari ego kita (sebagai individual). Jadi kesimpulannya, setelah di semester satu kita dihadapkan pada berbagai kenyataan sosial yang ada, dan bagaimana kita menghadapi dan menempatkan diri, di semester kedua ini kita diharapkan telah mengerti dan akhirnya terbentuklah kepribadian jiwa dan pikiran, sebagai manusia yang siap pakai, bukan karena keahliannya, tapi juga attitude yang benar-benar diharapkan di masyarakat yang tengah mengalami dekadensi moral yang amat sangat.

PERSAMAAN ANTARA ILMU BUDAYA DASAR DAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Pada point sebelumnya, kita telah membahas mengenai perbedaan antara Ilmu Budaya Dasar dengan Ilmu Pengetahuan Sosial. Sekarang mari kita bahas tentang persamaan kedua disiplin ilmu tersebut. Persamaan antara Ilmu Budaya Dasar dengan Ilmpu Pengetahuan Sosial, antara lain:
  1. Kedua-duanya merupakan bahan pembelajaran (study) untuk kepentingan program pendidikan/pengajaran.
  2. Keduanya bukan merupakan disiplin ilmmu yang berdiri sendiri
  3. Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari dan berkaitan dengan kenyataan sosial dan masalah sosial.

Sumber: Seri Diktat Kuliah Universitas Gunadarma Ilmu Budaya Dasar
Seri Diktat Kuliah Universitas Gunadarma Ilmu Sosial Dasar